Toto Dicopot dari Ketua Golkar Cirebon Karena Penyelewengan Dana

Toto Dicopot dari Ketua Golkar Cirebon Karena Penyelewengan Dana

Toto Dicopot dari Ketua Golkar Cirebon Karena Penyelewengan Dana-Ketua DPD Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, Toto Sunanto diberhentikan dari posisi ketua Golkar Cirebon karena diduga menyelewengkan dana partai. Dedih membantah, Toto dicopot karena mendukung Bambang Soesatyo dalam bursa caketum Golkar.

Selain dana publik, Toto Sunarto juga diduga tidak memberikan dana saksi kepada beberapa para saksi di pemilu tahun 2019 di kota Cirebon.

“Dana saksi partai Golkar yang semestinya diterima oleh para saksi tidak semuanya tidak dibagikan kepada saksi di Cirebon pada pemilu (17/4/2019), hingga kota Cirebon banyak tidak memiliki saksi,” kata Dedi.

Lanjut Dedi, Toto Sunarto juga tidak membayar pajak kantor partai Golkar di Cirebon. “Dana pajak kantor partai Golkar tidak dibayarkan menurut bendaharanya,” katanya.

Pemberhentian terhadap mantan pimpinan Golkar Cirebon tersebut sudah diajukan oleh pimpinan kecamatan pada (18/6/2019). Dedi Mulyadi mengatakan, sebenarnya Toto Sunarto sudah menyatakan dukungan dari Airlangga Hartanto saat menjabat ketua partai Golkar Cirebon.

“Ketua DPD Golkar Cirebon sudah mendukung bapak Airlangga Hartanto saat terjadi silahturahmi bersama keluarga besar Golkar di Jawa Barat di DPD Golkar di Jawa Barat ditanda tangani basah, dicap ketua dan sekretaris,” kata Dedi Mulyadi.

Toto sendiri mengaku dicopot karena telah mendukung Bambang Soesatyo sebagai caketum Golkar yang baru. Toto mengaku heran dengan keputusan pengurus Golkar yang memberhentikannya dari kursi pimpinan Golkar di kota Cirebon. Padahal masa jabatannya berakhir pada tahun 2020 nanti.

Toto Dicopot dari Ketua Golkar Cirebon Karena Penyelewengan Dana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *