Polisi Melarang Ortu Perempuan yang Diduga Gelapkan Uang Rp 2 M

Polisi Melarang Ortu Perempuan yang Diduga Gelapkan Uang Rp 2 M

Polisi Melarang Ortu Perempuan yang Diduga Gelapkan Uang Rp 2 M-Yenny Hildawati Sugiarto ditetapkan sebagai tersangka dengan kasus dugaan penggelapan uang perusahaan sebesar Rp 2 miliar. Polisi meminta kepada Yenny yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang untuk menyerahkan diri.

Kasatresrkim Polrestabes Bandung AKBP M Rifai mengatakan pihaknya telah berusaha mencari keberadaan Yenny. Tetapi, hingga saat ini batang hidung wanita tersebut tidak kunjung ditemukan.

“Dia melarikan diri sampai sekarang masih dicari-cari,” kata Rifai di Mapolrestabes Bandung, Kamis (18/7/2019).

Berbagai upaya dilakukan penyidik Satreskim Polrestabes Bandung. Bahkan pihaknya meminta agar tersangka dapat menyerahkan diri. Permintaan tersebut disampaikan kepada orang tua tersangka.

Polisi tetap menyelidiki dan mencari keberadaan Yenny untuk segera diproses secara hukum. “Kita tetap berkomunikasi dengan orang tuanya untuk dihadirkan. Kita juga pantau,” katanya.

Kasus tersebut bermula pada tahun 2018. Yenny diduga telah melakukan penggelapan uang perusahaan milik PT Saritama Tarasindo Citra.. Perempuan itu lantas dilaporkan ke Satreskim Polrestabes Bandung dengan no laporan STPL/2083/IX/2018/JBR Polrestabes (24/9/2018).

Polisi juga telah menetapkan Yenny sebagai tersangka dan ditetapkan sebagai DPO. Kasus tersebut masih dalam penanganan pihak penyidik. Untuk menindaklanjuti laporan tersebut, PT Saritama Tarasindo CItra melalui tim kuasa hukumnya mendatangi Mapolrestabes Bandung pada (16/7/2019).

“Kedatangan kami untuk menanyakan perkembangan kasusnya,” kata kuasa hukum PT Saritama Tarasindo Citra, Lucky Zebua.

Lucky mengatakan, kasus ini menelan kerugian sebesar Rp 2 miliar. Jumlah kerugian tersebut ditemukan berdasarkan hasil audit yang dilakukan perusahaan terhadap terlapor.

Polisi Melarang Ortu Perempuan yang Diduga Gelapkan Uang Rp 2 M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *