Kronologi OTT Bupati Lampung Tengah Dalam Kasus Dugaan Korupsi

Kronologi OTT Bupati Lampung Tengah Dalam Kasus Dugaan Korupsi

Kronologi OTT Bupati Lampung Tengah Dalam Kasus Dugaan Korupsi-KPK kembali melakukan OTT ke sejumlah pihak terkait korupsi pinjaman daerah Lampung Tengah yang kini jumlah nya terus bertambah. Setelah Bupati Lampung , kasus korupsi ini juga merembes kesejumlah pihak DPRD.

Kronologi OTT Bupati Lampung Tengah Dalam Kasus Dugaan KorupsiSejak Rabu (14/2) KPK telah mengamankan 10 orang di Lampung tengah di berbagai lokasi. Mereka adalah A, SNW, S, ADK, R, S, N, JNS, dan dua orang sopir. Pada hari yang sama , KPK juga berhasil mengamankan delapan orang yaitu TR, AAN, ADR, I, dan K di hotel pertama, dan Z, R, dan IK di hotel kedua.

Kamis (15/2/2018) kemarin KPK mengamankan ajudan Bupati. Setelahnya, Bupati Lampung Tengah juga ikut ditangkap dan saat ini sedang dalam perjalanan menuju Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan awal oleh KPK.

“Dari kediaman ADK tim juga berhasil mengamankan uang senilai Rp 1 miliar dalam kardus di mobil CRV hitam miliknya. Kemudian di kediaman SNW tim juga mengamankan uang Rp 160 juta,” kata Ketua KPK Laode Syarif saat jumpa pers di Gedung KPK, Kamis (15/2/2018).

Dana tersebut diduga akan digunakan untuk menyuap beberapa anggota DPRD Lampung dalam rangka meminta persutujuan atas usulan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan nilai total pinjaman Rp 300 miliar.

BACA JUGA : Suara Dunia

Dari sejumlah nama yang terjaring OTT tersebut, KPK baru menetapkan status tersangka kepada tiga orang yaitu Kepala dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah Taufik Rahman (TR) sebagai pemberi.

Sedangkan sebagai penerima adalah Wakil ketua DPRD Lampung Tengah J. Natalis Sinaga (JNS), dan Rusdiyanto (RUS), Anggota DPRD Lampung Tengah.

Atas tindakan tersebut Taufik Rahman disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf atau pasal 13 UU 31/1999 tentang Tindakan Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara Natalis dan Rusdiyanto sebagai penerima, disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau huruf atau pasal 11 UU 31/1999 tentang Tindakan Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 jo. pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kronologi OTT Bupati Lampung Tengah Dalam Kasus Dugaan Korupsi

NONTON JUGA : BioskopQQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *