KPK Tetap Usut Aliran Dana ke DPRD Yang Terkait Dengan Meikarta

KPK Tetap Usut Aliran Dana ke DPRD Yang Terkait Dengan Meikarta

KPK Tetap Usut Aliran Dana ke DPRD Yang Terkait Dengan Meikarta-KPK tidak memasukkan dugaan aliran duit dan fasilitas untuk anggota DPRD kabupaten Bekasi dalam dakwaan bupati Bekasi nanktif Neneng Hassanah Yasin dalam kasus dugaan suap Mekarta. Tetapi, dugaan aliran duit dan fasilitas tersebut tetap diincar KPK.

Febri mengatakan, dugaan aliran duit dan fasilitas untuk sejumlah anggota DPRD kabupaten Bekasi itu terkait dengan perubahan aturan tata ruang yang diduga masih terkait proyek Meikarta. Sedangkan dakwaan terhadap Neneng, menurut Febri, difokuskan pada soal dugaan suap terkait perizinan proyek.

Dia tidak menjelaskan soal ada tidaknya penyelidikan baru yang terkait dugaan aliran duit atau fasilitas ke anggota DPRD ini. Febri hanya menyatakan adanya kemungkinan persoalan ini bakal menjadi rangkaian di kasus Meikarta.

Dalam proses penyidikan terhadap Neneng sebelumnya, KPK sempat memeriksa sejumlah anggota DPRD kabupaen Bekasi sebagai saksi. KPK juga sempat menyatakan ada dugaan sejumlah anggota DPRD kabupaten Bekasi itu menerima fasilitas wisata bersama keluarganya ke Thailand.

 

 

Fasilitas tersebut diduga KPK terkait pembahasan renana detail tata ruang di DPRD yang masih terkait kepentingan Meikarta. KPK juga mengatakan adanya pengembalian dana sebesar Rp 180 juta dari sejumlah anggota DPRD kabupaten Bekasi dalam proses penyidikan kasus ini.

BACA JUGA : Suara Dunia

KPK Tetap Usut Aliran Dana ke DPRD Yang Terkait Dengan Meikarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *