KPK Menduga Maladministrasi Internal Selain Pengawal Tahanan Idrus

KPK Menduga Maladministrasi Internal Selain Pengawal Tahanan Idrus

KPK Menduga Maladministrasi Internal Selain Pengawal Tahanan Idrus-Pengawal tahanan KPK yang berinisial M dipecat karena diduga menerima uang dalam proses pengawalan Idrus Marham. Hal tersebut turut disebutkan Ombudsman dalam proses pemeriksaan dugaan maladministrasi.

Sebelumnya ketua Ombudsman perwakilan Jakarta, Teguh Nugroho, mengatakan, dugaan maladministrasi yang ditemukan bukan hanya terkait pengawal tahanan yang telah diberi sanksi saja. “Dikarenakan maladministrasinya tidak hanya dilakukan waltah, yang diberikan sanksi oleh KPK saja. Tetapi, pada beberapa pihak lainnya dan termasuk tindakan korektif untuk perbaikan ke depannya agar hal tersebut tidak terjadi lagi,” kata Teguh.

Ombudsman sebelumnya menyimpulkan adanya maladministrasi dalam pengawalan Idrus Marham ketika berobat ke RS MMC, Jakarta. Peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat (21/6/2019), saat Idrus berada di RS MMC, Jakarta.

Izin berobat Idrus didapatnya dari penetapan Pengadilan Tinggi Jakarta pada (21/6/2019). Idrus didapati berada di kawasan coffe shop RS MMC Jakarta selepas salat Jumat, menurut Ombudsman, tidak ada lagi tindakan medis yang dilakukan pada Idrus pada saat itu.

Ombudsman juga menunjukkan rekaman CCTV yang memperlihatkan kegiatan Idrus selama di kawasan RS MMC, termasuk dalam coffee shop. Idrus terlihat tidak menggunakan rompi tahan dan borgol serta terlihat menggunakan ponsel milik seseorang yang berada di coffee shop.

KPK menyatakan telah memberi sanksi berat kepada pegawal tahanan yang bertugas mengawal Idrus ke RS pada (21/6/2019). Pemecatan dilakukan karena pelanggaran disiplin.

KPK Menduga Maladministrasi Internal Selain Pengawal Tahanan Idrus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *