Komisi II DPR Minta Masa Pilkada 2020 Diperpendek Jadi 60 Hari

Komisi II DPR Minta Masa Pilkada 2020 Diperpendek Jadi 60 Hari

Komisi II DPR Minta Masa Pilkada 2020 Diperpendek Jadi 60 Hari-Komisi II DPR setuju dengan usulan KPU yang terkait dengan Pilkada Serentak tahun 2020 dilaksanakan pada (23/9). Tetapi, komisi II meminta KPU memperpendek masa kampanye pilkada 2020 dari 81 hari menjadi 60 hari.

KPU juga menyatakan masa kampanye untuk pilkada 2020 berlangsung selama 81 hari. Komisi II DPR RI mengusulkan agar masa kampanye diperpendek untuk menghindari konflik di masyarakat.

Anggota komisi II F-PAN Yandri Susanto dalam rapat juga meminta masa kampanye diperpendek menjadi 60 hari. Hal tersebut menurutnya untuk menghindari pemborosan biaya serta ketegangan sosial.

Sebelumnya, ketua KPU Arief Budiman mengatakan pemilihan kepada daerah akan digelar pada (23/9/2020) mendatang. Tanggal tersebut ditentukan setelah rapat pleno yang telah dilakukan KPU sebelumnya.

“Pemilihan gubernur, bupati, dan walikota tahun 2020 akan diselenggarakan pada hari Rabu, jadi ini sebagaimana yang sudah kita laksanakan pada pemilu-pemilu, kita selalu dilaksanakan pada hari Rabu. Jadi ada beberapa tanggal pilihan hari Rabu di bulan September tahun 2020, dan KPU memilih tanggal 23 September,” kata Arief.

Pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dilaksanakan pada bulan Februari tahun 2020. Sementara, untuk pendaftaran calon bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Maret.

“Kemudian kampanye. Nah, masa kampanye itu akan dilakukan pada 1 Juli sampai dengan 19 September 2020. Jadi, tiga hari setelah penetapan pasangan calon kemudian akan sudah dimulai masa kampanye. Masa kampanye berdurasi 81 hari,” kata Arief.

Komisi II DPR Minta Masa Pilkada 2020 Diperpendek Jadi 60 Hari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *