Kemenkop dan UKM Minta Daerah Usulkan Koperasi Tidak Dibubarkan

Kemenkop dan UKM Minta Daerah Usulkan Koperasi Tidak Dibubarkan

Kemenkop dan UKM Minta Daerah Usulkan Koperasi Tidak Dibubarkan-Dalam menyelaraskan program reformasi total koperasi, Kementerian Koperasi dan UKM meminta stakeholders di daerah dapat mengusulkan koperasi yang sudah tidak aktif atau mati suri untuk dibekukan badan hukumnya.

Ia mengatakan pernyataan tersebut saat menghadiri acara temu kader koperasi dalam rangka hari Koperasi Nasional ke 72 di kota Ambon, Maluku, Jumat (19/7).

Guna mendukung tumbuh kembangnya koperasi, Kemenkop dan UKM menyediakan sejumlah fasilitas pelatihan. Mulai dari pelatihan manajemen SDM yang berbasis kompetensi bagi pengelola koperasi, pelatihan akutansi koperasi, hingga penyusunan laporan keuangan. Kemenkop dan UKM juga memberikan dukungan dalam bentuk permodalan, baik melalui kredit usaha rakyat maupun dana bergulir.

Rully mengungkapkan tantangan koperasi dalam era revolusi industri 4.0 bukan hanya mengubah pola bisnis dengan memanfaatkan teknologi informasi. Tetapi, persoalan mindset dan perubahan sistem tata kelola. Ia menegaskan koperasi harus melakukan reformasi total terhadap sistem kepranataan yang sudah berjalan selama ini.

Sementara itu, sekretaris kota Ambon Anthony Gustaf Latuheru mengatakan, paradigma keliru bahwa koperasi merupakan badan usaha bagi kaum marginal dan kurang prestise yang harus diubah. Ia mengatakan koperasi harus dipahami sebagai sebuah entitas bisnis sehingga dibutuhkan pengelolaan yang profesional, di samping adanya rasa memiliki yang kuat di kalangan anggota.

Maka untuk meningkatkan daya saing, Latiheru mendorong seluruh pelaku koperasi UKM untuk memanfaatkan teknolosi informasi. Selain itu, UKM diharapkan untuk terus mengembangkan kapasitas melalui berbagai pelatihan dan kerja sama agar terjadinya transfer teknologi.

Kemenkop dan UKM Minta Daerah Usulkan Koperasi Tidak Dibubarkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *