Kemenhub dan Petrokimia Gresik Perpanjang Operasi Pelabuhan

Kemenhub dan Petrokimia Gresik Perpanjang Operasi Pelabuhan

Kemenhub dan Petrokimia Gresik Perpanjang Operasi Pelabuhan-Kementerian Perhubungan lewan Ditjen Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan kelas II Gresik, sepakat melanjutkan kerja sama terkait pelayanan jasa kepelabuhanan di terminal untuk kepentingan sendiri PT Petrokimia Gresik.

Selain itu, KSOP kelas II Gresik dan PT Petrokimia Gresik juga melanjutkan kerja sama tentang penggunaan perairan, untuk bangunan dan kegiatan lainnya di atas dan dibawah air pada terminal untuk bangunan PT Petrokimia Gresik.

Peraturan perundangan tersebut menjadi dasar dan pedoman dalam melaksanakan fungsi pengaturan, pengendalian dan pengawasan kegiatan kepelabuhan serta pemberian pelayanan jasa kepelabuhan.

Melalui pendandatanganan Perjanjian tersebut diharapkan untuk mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional serta meningkatkan perekonomian di Indonesia.

Dengan adanya penandatangan Perjanjian Kerjasama Pelayanan Jasa Kepelabuhan dan Perjanjian Penggunaan Perairan antara KSOP kelas II Gresik dengan PT Petrokimia Gresik, dapat lebih meningkatkan pelayanan jasa kepelabuhanan, sehingga terciptanya keselamatan dan keamanan pelayanan dan meningkatkan perekonomian secara nasional pada umumnya.

Sementara, direktur Utama PT Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi mengatakan, bahwa Petrokimia Gresik memiliki kapasitas bongkar muat hingga 7,5 juta ton/tahun, dengan panjang 825 m dan dapat di sandari kapal seberat 30.000-60.000 ton.

Rahmad berharap, dengan melalui perjanjian kerja sama dengan KSOP II Gresik, kegiatan operasional bongkar muat di TUKS Petrokimia Gresik dapat berjalan dengan lancar, aman dan tertib.

Kemenhub dan Petrokimia Gresik Perpanjang Operasi Pelabuhan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *