Dahnil Anzar: Usut Potensi Dugaan Abai Prosedur di Mako Brimob

Dahnil Anzar: Usut Potensi Dugaan Abai Prosedur di Mako Brimob

Dahnil Anzar: Usut Potensi Dugaan Abai Prosedur di Mako Brimob – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak meminta Polri melakukan evaluasi yang menyeluruh terkait dengan tragedi pemberontakan napi di Rutan Cabang Salemba di kompleks Mako Brimob. Dia berdukacita atas gugurnya ke lima polisi ini.

BACA JUGA : Suara Dunia

Terkait bentrok di Mako Brimob, saya turut berdukacita yang mendalam atas korban dari pihak kepolisian yang gugur dalam tugas di Mako Brimob, untuk mencegah peristiwa ini berulang, karena telah terjadi yang ke dua kali

Perlu dilakukan evaluasi dan pengusutan terhadap potensi dugaan adanya abai proseder yang terjadi di Mako Brimob, seperti dari mana napi teroris bisa memperoleh senjata tajam untuk menyerang prajurit polisi,” sambung mantan anggota Tim Evaluasi Penanganan Teroris (Tim 9) Komnas HAM ini

dalam kasus ini ada banyak hal lain yang harus menjadi perhatian untuk pengusutan dan evaluasi Polri harus menjelaskan secara terbuka jika Dia tidak ingin tragedi ini terulang kembali apalagi kejadiannya berada di area kompleks Mako Brimob Dahnil Anzar: Usut Potensi Dugaan Abai Prosedur di Mako Brimob

Dia juga meminta masyarakat agar tetap tenang dan Jangan terprovokasi dengan propaganda ISIS yang mengklaim mengendalikan bentrok di Mako Brimob Menurutnya ISIS mengklaim untuk menebar ketakutan.

NONTON JUGA : BioskopQQ

Padahal pihak kepolisian sudah menyatakan tidak benar, karena propaganda-propaganda seperti itu kepada jamak mereka (ISIS) lakukan untuk teror psikologis agar ketakutan menyebar Maka publik harus melawan propaganda itu dengan tidak menyebarkan berlebihan bahwa ISIS yang mengendalikan bentrok di Mako Brimob Dahnil Anzar Usut Potensi Dugaan Abai Prosedur di Mako Brimob

Menko Polhukam Wiranto dan Wakapolri Komjen Syafruddin sudah menyatakan operasi penanganan pemberontakan dan penyanderaan oleh napi teroris di Rutan Cabang Salemba di kompleks Mako Brimob berakhir pagi tadi.

Dalam kasus ini, ada 156 tahanan yang terlibat dalam pemberontakan dan penyanderaan terharap aparat Ada sembilan polisi yang disandera lima di antaranya gugur dibunuh secara sadis dengan luka bacokan dan tembakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *