Anies Gandeng Perushaan Denmark Tekan Prevalensi Diabetes di Jakarta

Anies Gandeng Perushaan Denmark Tekan Prevalensi Diabetes di Jakarta

Anies Gandeng Perushaan Denmark Tekan Prevalensi Diabetes di Jakarta-Pemprov DKI Jakarta kembali menggandeng perusahaan farmasi asal Denmark Novo Nordisk untuk menekan prevalensi diabetes di Jakarta. Kerja sama ini merupakan bagian dari program Cities Changing Diabetes antara Pemprov DKI dengan Novo Nordisk yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pentingnya kerja sama untuk tahapan action plan ini. Menurut Anies, melalui kerja sama ini, Pemprov dapat memetakan pengelolaan diabetes di Jakarta. Sebab, selama ini banyak warga yang tidak menyadari memiliki penyakit gula darah tersebut.

Anies juga berharap kerja sama dengan Novo Nordisk ini dapat bersinergi dengan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat provinsi DKI Jakarta untuk menekan angka diabetes. Dia memastikan pemerintah akan menjemput bola agar peningkatan diabetes bisa ditekan.

Dalam kerja sama dengan Novo Nordisk dan Kedubes Denmark ini, Pemprov DKI sendiri telah berhasil memetakan permasalahan pengelolaan diabtes di Jakarta. Hasilnya, ada lima permasalahan utama dalam pengelolaan diabtes di Jakarta di mana salah satunya Jakarta merupakan kota dengan prevalensi diabtes tertinggi di Indonesia.

Vaupel menjelaskan prevalensi diabetes di Jakarta berdasarkan hasil riset kesehatan dasar 2018 meningkat dari 2,5% di tahun 2013 menjadi 3,4% di tahun 2018. Jika dihitung dengan jumlah penduduk Jakarta, sebanyak 10,5 juta, maka orang dengan diabetes di atas 15 tahun mencapai 250 ribu jiwa.

Obesitas menjadi faktor tertinggi angka diabetes di Jakarta. Ketiga, underdiagnosed disebabkan rendahnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai diabtes. Kemudian fungsi puskesmas dan Posbindu sebagai gatekeeper masih belum optimal.

Anies Gandeng Perushaan Denmark Tekan Prevalensi Diabetes di Jakarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *