13 Lurah Dipanggil Dewan Suketdom Abal-abal PPDB Ponorogo

13 Lurah Dipanggil Dewan Suketdom Abal-abal PPDB Ponorogo

13 Lurah Dipanggil Dewan Suketdom Abal-abal PPDB Ponorogo-Ada 13 lurah yang dipanggil anggota DPRD Ponorogo. Mereka dicurigai karena telah menerbitkan Surat Keterangan Domisili abal-abal untuk calon siswa di SMPN 1 Ponorogo.

Surat Keterangan Domisili tersebut digunakan sebagai salah satu syarat untuk masuk ke SMPN 1 Ponorogo. Sekolah tersebut menggelar Penerimaan Peserta Didik Baru tahun 2019 dengan sistem zonasi berjarak 5 km.

Ubahil mengatakan, puluhan Surat Keterangan Domisili abal-abal yang diduga digunakan oleh siswa telah dilakukan pengajian ulang. Sebab dari segi durasi, banyak surat domisili yang kurang dari satu tahun.

Ia khawatir, bila masalah surat domisili abal-abal ini dibiarkn akan menimbulkan kecemburuan. Terlebih untuk sekolah yang berada di pinggiran Ponogoro.

Disaat disinggung soal adanya kemungkinan para orang tua yang melaporkan Surat Keterangan Domisili abal-abal ini ke pihak kepolisian, Ubahil meminta hal ini jangan sampai dibawa ke tanah hukum.

Sementara Lurah Bangunsari Sutaji membenarkan dirinya untuk mengeluarkan Surat Keterangan Domisili. Hanya saja hal tersebut sudah sesuai dengan mekanisme, melalui RT hingga ke kelurahan.

Pihaknya berdalih tidak berhak menolak disaat ada warga yang meminta Surat Keterangan Domisili. Apalagi warga tersebut telah melengkapi persyaratan seperti KTP, KK dan surat RT.

Seperti data di DPRD, 13 lurah yang dipanggil yaitu Lurah Bangunsari, Banyudono, Brotonegaran, Cokromenggalan, Kertosari, Mangkujayan, Nologaten, Pakunden, Purbosuman, Surodikraman, Tamanarum, Tambakbayaran, dan Tonatan. Mereka hadir dan memberikan keterangan di depan anggota dewan komisi D, Dinas Pendidikan dan dewan pendidikan.

13 Lurah Dipanggil Dewan Suketdom Abal-abal PPDB Ponorogo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *